Kegiatan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang bekerja sama dengan YAYASAN POHON SAGOE berlangsung dengan penuh haru dan kebersamaan di Negeri Ema. Acara ini menjadi penutup dari rangkaian pengabdian selama kurang lebih dua bulan yang telah dijalankan oleh mahasiswa KKN melalui program PALQA Project.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan selama berada di Negeri Ema. Presentasi ini menjadi momen refleksi atas kerja keras, kolaborasi, dan kebersamaan antara mahasiswa dengan pemerintah negeri, masyarakat, serta seluruh lembaga yang ada.
Program-program yang dijalankan difokuskan pada penguatan kapasitas masyarakat, pendidikan,kesehatan serta pemberdayaan generasi muda. Mahasiswa menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dan kerja sama yang solid dari berbagai pihak di Negeri Ema.
Dalam sesi penyampaian kesan dan pesan, mahasiswa KKN Internasional PALQA Project mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
Pemerintah Negeri Ema
Masyarakat Negeri Ema
Host Family (Mama & Papa Piara)
Seluruh lembaga yang ada di dalam Negeri Ema
Mereka menyampaikan bahwa penerimaan yang hangat serta keterbukaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjalankan setiap program. Mahasiswa berharap apa yang telah mereka lakukan selama berada di Negeri Ema dapat terus diaplikasikan dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat.
Lebih dari itu, mereka memiliki impian agar masyarakat, khususnya angkatan muda Negeri Ema, dapat melanjutkan program-program yang telah dirintis. Harapan besar disematkan kepada generasi muda untuk terus berinovasi dan bersama-sama membangun Negeri Ema menjadi lebih baik di masa depan.
Sambutan dan ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Pohon Sagoe yang diwakili oleh anggota pembina. Dalam pesannya, beliau mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para mahasiswa selama menjalankan program.
Ia juga menyampaikan harapan ke depan agar di SD Negeri Ema dapat memiliki guru Bahasa Inggris. Apabila kebutuhan tersebut belum dapat terpenuhi, maka pihak yayasan menyatakan kesiapannya untuk membantu menyediakan tenaga pengajar guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Negeri Ema.
Kepala Pemerintah Negeri Ema turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para mahasiswa atas kontribusi yang telah diberikan. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan program terdapat hal-hal yang kurang berkenan bagi para mahasiswa.
Dalam pesannya, beliau memberikan doa dan motivasi agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studi dengan baik dan meraih gelar sarjana sebagai bekal untuk masa depan yang gemilang.
Kegiatan pelepasan ini secara resmi ditutup oleh Rustam Simanjuntak, ST., MT. selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Kota Ambon. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara mahasiswa, yayasan, dan masyarakat.
Acara ditandai dengan pelepasan atribut mahasiswa sebagai simbol berakhirnya masa pengabdian KKN Internasional di Negeri Ema. Momen tersebut menjadi simbol perpisahan yang sarat makna, namun juga awal dari hubungan baik yang diharapkan terus terjalin di masa mendatang.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penutupan, tetapi menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara mahasiswa, yayasan, pemerintah, dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan dan harapan baru bagi pembangunan Negeri Ema.