Puskesmas Kilang melaksanakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Negeri Ema sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara partisipatif. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi antara unsur pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan dan menentukan prioritas program yang akan dilaksanakan.
Salah satu fokus utama yang dibahas dalam musyawarah tersebut adalah penguatan dan pelaksanaan Posyandu Remaja serta Posyandu Usia Produktif. Kedua program ini dinilai sangat penting mengingat peran strategis remaja dan masyarakat usia produktif dalam pembangunan desa serta sebagai kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun mental.
Dalam forum musyawarah, pihak Puskesmas Kilang memaparkan hasil pemetaan masalah kesehatan yang ada di Negeri Ema, termasuk rendahnya pemanfaatan layanan kesehatan oleh remaja dan usia produktif. Melalui diskusi terbuka, peserta musyawarah sepakat bahwa Posyandu Remaja dan Posyandu Usia Produktif perlu menjadi prioritas untuk dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan dukungan lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat.
Musyawarah ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan, antara lain peningkatan peran kader kesehatan, penjadwalan kegiatan posyandu secara rutin, serta upaya sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami manfaat posyandu bagi remaja dan usia produktif. Pemerintah Negeri Ema menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan program tersebut melalui kerja sama dengan Puskesmas Kilang dan pihak terkait lainnya.
Melalui kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif, preventif, dan berkelanjutan, khususnya bagi remaja dan masyarakat usia produktif di Negeri Ema.